KEMBANG KANTHIL
kumpulan puisi
Mengenai Saya
ADHIPATI "HERRY"
Lihat profil lengkapku
Senin, 11 Oktober 2010
si kencur, anjing, dan babi hutan
oleh
Adi Andrepati
hampir malam, ditengah kerumunan
anjing dan babi hutan yang malih rupa
si kencur, anak kemarin siang, seperti kata mereka
suka duduk diam di pinggir jalan
dekat pagar sebelum pintu masuk gerbang pasar
ia menggigit sepotong tulang emas, yang kelak
akan menidurkannya dalam
rindang kematian
aneh, anjing yang mengerumuni si kencur tak juga
memperebutkan apa yang digigitnya itu
dan babi hutan, entah jantan entah betina
bingung berjoget ria, berpesta riang
berkubang lendir dan kotoran yang berserakan
selang kemudian, tulang emas ia telan bulat bulat
si kencur kelolotan, ia masuk pasar
tapi sial tak ada asongan yang menjual air mineral
berganti penjual yang menempelkan slogan, motto, semboyan
makian, dan igauan di mulut botol brangkal
si kencur makin tak tahan
larilah ia seperti kesurupan
oleh karena sakit teramat sangat
maka matilah ia seperti apa yang telah diramalkan
; tidur dalam rindang kematian
konon, jasadnya tak diketemukan hingga sekarang
sebab anjing dan babi hutan tak pernah melapor
pada tuan majikan dan orang orang
perihal tulang emas yang telah si kencur telan
Postingan Lebih Baru
Postingan Lama
Beranda
Langganan:
Komentar (Atom)